3 Cara Legal dan Efektif Mengurangi Nilai Beban Pajak

3 Cara Legal dan Efektif Mengurangi Nilai Beban Pajak

Tax Consultant Jakarta – Beban pajak jangan terlalu dianggap pusing, karena masih banyak kok cara yang legal dan efektif untuk mengurangi nilai beban pajak yang harus dibayarkan. Pikirkan manfaat dari pemungutan pajak untuk negara, bisa membantu pembangunan infrastruktur, membantu mengurangi hutang negara dan program pemerintah lainnya.

Berikut ini beberapa cara legal yang efektif untuk mengurangi beban pajak wajib pajak:

Mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Membuat NPWP tidak sulit sama sekali, Anda hanya perlu pergi ke KPP untuk mendaftarkn diri Anda, dengan membawa persyaratan KTP untuk WNI atau Paspor dan kartu pengenal lainnya untuk WNA. Bahkan kini membuat NPWP bisa dilakukan secara online, Anda cukup membuka website pajak, dan mendaftarkan diri untuk memiliki NPWP, cetak bukti pendaftaran dan dapatkan kartu NPWP asli di KPP, cukup tunjukkan bukti pendaftaran tersebut, maka Anda bisa melakukan pencetakan kartu dengan lebih mudah dan cepat.

Membayar Sumbangan Untuk Keagamaan Atau Zakat

Cara lainnya yang juga efektif untuk membantu mengurangi beban pajak di antaranya adalah dengan rutin membayar sumbangan untuk keagamaan atau zakat. Berdasarkan pada Peraturan Direktur Jenderal Pajak No. Per-15/PJ/2012, yang berlaku mulai 11 Juni 2012, barang siapa yang rutin membayar zakat atau memberikan sumbangan keagamaan pada lembaga yang ditunjuk seperti Badan Amil Zakat Nasional, LAZ Yayasan Rumah Zakat Indonesia, Badan Dharma Dana Nasional Yayasan Adikara Dharma Parisad dll, dengan keseluruhan badan 21. Bila membayar zakat atau memberikan sumbangan keagamaan otomatis Anda bisa mengurangi beban pembayaran pajak.

Mengalihaknnya Menjadi Pajak Final

Pendapatan yang jumlahnya lebih besar dari batas Pendapatan Tidak Kena Pajak secara otomatis akan dikenakan tarif PPh, di antaranya objek pajak tersebut adalah gaji, upah, tunjangan, honorarium dsb. Bila Anda memperloleh pendapatan dari warisan maka Anda bisa menjual warisannya dalam bentuk deposito, di mana pelapiran pajak tahunan deposito tersebut tidak akan masuk dalam PPh, karena deposito merupakan jenis pendapatan yang telah terkena pajak final, jadi akan aman-aman saja Anda mau membuka deposito berapa banyak.


Leave a Reply